Sabtu, 15 Juli 2017

Detik-detik Terakhir Wafatnya Ummul Mukminin Khadijjah R.ha

Detik-detik-Terakhir-Wafatnya-Ummul-Mukminin-Khadijjah-Rha
Hari ini hari ke-11 dibulan Ramadhan, Rasulullah Muhammad SAW kehilangan istri yang paling ia cintai..dialah Ummul Mukminin Al-Hakiki di hari ke-10. Di riwayatkan ketika Sayyidah Khadijah as sakit menjelang ajalnya, khadijah berbicara kepada rasul saw:

“Aku memohon maaf kepadamu ya Rasulullah kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu…..” 

Rasul menjawab: 
“Jauh dari itu ya Khadijah, engkau telah mendukung da’wah Islam”.

Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Zahra R.ha dan berbisik:

“Zahra putriku, aku yakin ajalku segera tiba, dan yang kutakutkan adalah siksaan kubur. Zahra, tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri agar beliau mau memberikan sorbannya sehari-hari yang biasa untuk menerima wahyu agar di gunakan utk jadi kafanku….”

Rasul mendengar dan berkata: “Wahai Khadijah, Allah menitipkan salam kepadamu wahai Khadijah, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga….”.

Tiba2 turun Jibril dari langit membawa 5 kain kafan dari langit. Rasul saaw bertanya: "Untuk siapa kafan ini ya jibril??”

Jibril menjawab: "Kafan ini untuk Khadijah, engkau ya Rasulullah, utk Fatimah, untuk ‘Ali dan yang ke 5 utk Hasan….”

Jibril berhenti dan menangis. Rasul saw: kenapa ya Jibril? Jibril berkata: “…..karena cucumu yang satu, Husain tidak memiliki kafan, dia akan di bantai dan tergeletak tanpa kafan dan tak dimandikan……”

Nabi bersabda di dekat jasad Sayidah Khadijah R,ha :

”Khadijahku sayang demi Allah….Aku takkan pernah mendapatkan istri sepertimu. Pengabdianmu luar biasa kepada Islam dan diriku. Allah maha mengetahui akan semua amalanmu, semua hartamu kau hibahkan untuk islam, semua kaum muslim ikut menikmatinya, semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini darimu dan permohonan terakhirmu padaku hanyalah sebuah SORBAN….?"

”Ya Allah ya ilahi Robbi Limpahkanlah rahmatmu kepada Khadijahku yang selalu membantuku dalam menegakkan islam, mempercayaiku pada saat orang lain mendustakanku…, mendukungku pada saat orang lain menentangku….. Menyenangkanku pada saat orang lain meyusahkanku…, Menentramkanku pada saat orang lain membuat aku gelisah Oh Khadijahku sayang…. Kau meninggalkanku sendirian dalam perjuangan ini siapa lagi yang akan membantuku kini…"

Tiba-tiba Ali bersuara, “AKU, YA RASULULLAH"

Siti Khadijah wafat dalam usia 65 tahun pada tanggal 10 Ramadhan tahun ke-10 kenabian, atau tiga tahun sebelum hijrah ke Madinah atau 619 Masehi. Ketika itu, usia Rasulullah sekitar 50 tahun. Beliau dimakamkan di dataran tinggi Mekkah, yang dikenal dengan sebutan al-Hajun.

Karena itu, peristiwa wafatnya Siti Khadijah sangat menusuk jiwa Rasulullah. Alangkah sedih dan pedihnya perasaan Rasulullah ketika itu. Karena dua orang yang dicintainya (Khadijah dan Abu Thalib) telah wafat, maka tahun itu disebut sebagai Aamul Huzni (tahun kesedihan) dalam kehidupan Rasulullah.Al Fatihah untuk Sayyidatina Khadijah ...... Semoga aku dan kalian ada di hati beliau di cintai beliau sehingga Rasulullah pun mencintai kita aamiin Ya Robb...

Sumber : FB. Alhabib Anis Assegaf & Aulia Rahman


SHARE THIS

Author:

Terima kasih telah berkunjung di web sederhana ini. Silahkan share artikel yang ada namun tidak diizinkan menngcopy paste dalam bentuk apapun. Berkomentarlah dengan baik dan dilarang menaruh link aktif di dalam komentar.

0 blogger-facebook-disqus: